0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Detik-Detik Penuh Makna

Rp51,000.00

Untaian kalimat berhikmah akan banyak Anda temukan di lembar demi lembar buku ini. Sebagai salah satu buku yang bertujuan membimbing pembaca untuk memiliki jiwa yang tenang (An Nafs Al Muthma’innah), buku ini menawarkan berbagai sentuhan nilai-nilai yang penuh hikmah dari kisah-kisah singkat yang penuh dengan muatan muatan inspiratif. Sehingga, Anda akan merasakan keindahan-keindahan lintasan makna yang tertuang dalam untaian kisah di dalamnya.

Ditulis dengan bahasa ringan dan tanpa kesan menggurui, buku ini akan mengajak Anda mengarungi samudra hikmah dari tiga generasi utama Islam. Selamat menyimak!

Stok habis

SKU: AQWBOOKS00026 Kategori:

Deskripsi

Judul : Detik-Detik Penuh Makna

Penerbit: Aqwam

Penulis : Abdul Malik Al-Qasyim

Ukuran : 15 x 23 cm

Tebal : 208 hlm

ISBN`: 978-979-3653-42-6

 

 

Untaian kalimat berhikmah akan banyak Anda temukan di lembar demi lembar buku ini. Sebagai salah satu buku yang bertujuan membimbing pembaca untuk memiliki jiwa yang tenang (An Nafs Al Muthma’innah), buku ini menawarkan berbagai sentuhan nilai-nilai yang penuh hikmah dari kisah-kisah singkat yang penuh dengan muatan muatan inspiratif. Sehingga, Anda akan merasakan keindahan-keindahan lintasan makna yang tertuang dalam untaian kisah di dalamnya.

Ditulis dengan bahasa ringan dan tanpa kesan menggurui, buku ini akan mengajak Anda mengarungi samudra hikmah dari tiga generasi utama Islam. Selamat menyimak!

“Kurangnya amal saleh pada diri seorang menunjukan kurangnya iman, sebagaimana kekuatan beramal juga menunjukan kuatnya iman..” (Ibnul Qayyim Al-Jauziyah)

“Jangan bersedih terhadap ejekan orang lain terhadapmu. Jika hal itu bohong, ia akan menjadi kebaikan yang belum kamu lakukan. Jika hal itu benar, ia akan menjadi kejelekan yang azabnya telah disegerakan.” (Nabi Isa bin Maryam)

“Setiap orang yang berbuat maksiat kepada Allah adalah orang bodoh. Setiap orang yang takut kepadanya orang alim dan taat kepada-Nya. Ia menjadi orang yang bodoh karena kurangnya rasa takut kepada Allah. Sebab, jika rasa takutnya sempurna dan baik, niscaya ia tidak akan berbuat maksiat dan dosa kepada-Nya” (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)

“Mengapa suatu kaum enggan beramal secara kontinu?! Demi Allah, seorang mukmin bukanlah orang yang beramal sebulan atau dua bulan, setahun atau dua tahun. Demi Allah, tidak demikian! Karena, tidak ada batas waktu beramal dari seorang mukmin selain kematian!” (Al-Hasan Al-Bashri)

Informasi Tambahan

Berat 0.25 kg