0 di keranjang

Tidak ada produk di keranjang.

Berobatlah dengan Doa dan Istighfar

Rp43,000.00

Buku ini mengurai pembahasan doa dari sisi yang jarang di kupas. Mengapa dan bagaimana doa itu menjadi sebuah kewajiban bukan pilihan; potret para nabi dan orang-orang saleh terdahulu yang tak jemu-jemunya berdoa padahal mereka adalah manusia yang terdekat dengan Allah; dan berbagai keistimewaan doa yang jarang di ketahui. Termasuk, bagaimana kekuatan doa bisa “mengubah” takdir. Kalau anda termasuk yang bertanya, “apa sih yang bisa di perbuat oleh sepatah dua patah doa?”, kisah-kisah nyata yang di rangkum penulis kan menyibak keraguan akan kekuatan doa.

Stok habis

SKU: AQWBOOKS00154 Kategori: ,

Deskripsi

Judul     : Berobatlah dengan Doa dan Istighfar

Tebal     : 200 hal

Penulis   : Hasan bin Ahmad Hammam

Penerbit : Aqwam

Ukuran   : 14,5×20,5 cm (soft cover)

ISBN      :   978-979-039-083-6

 

Banyak orang menganggap doa sebagai kebutuhan, bukan sebuah kewajiban. Padahal, Umar bin Khattab pernah mengatakan, “aku tak peduli dikabulkan atau tidak, yang penting aku telah melakukan sebuah kewajiban bernama doa”. Begitulah manusia… ingin memaksakan doa harus simsalabim seketika terkabul, namun lupa bahwa doa pun ada syaratnya. Lupa,bahwa pengabulan doa tak harus berupa terpenuhinya permintaan.

Buku ini mengurai pembahasan doa dari sisi yang jarang di kupas. Mengapa dan bagaimana doa itu menjadi sebuah kewajiban bukan pilihan; potret para nabi dan orang-orang saleh terdahulu yang tak jemu-jemunya berdoa padahal mereka adalah manusia yang terdekat dengan Allah; dan berbagai keistimewaan doa yang jarang di ketahui. Termasuk, bagaimana kekuatan doa bisa “mengubah” takdir. Kalau anda termasuk yang bertanya, “apa sih yang bisa di perbuat oleh sepatah dua patah doa?”, kisah-kisah nyata yang di rangkum penulis kan menyibak keraguan akan kekuatan doa.

Sementara, bagian lain buku ini juga mengungakp keistimewaan istighfar. Bagaimana berbagai persoalan hidup, paceklik, sepit rejeki, tidak berketurunan dan berbagai masalah yang sering membelit manusia, mampu tuntas di jawab oleh kalimat singkat bernama istighfar. Juga digambarkan bagaimana Nabi Muhammad tetap rajin bersimpuh memohon ampun, padahal dosanya nyata-nyata telah diampuni. Selain nilai penting istighfar di mata orang-orang saleh, buku ini juga memuat kisah-kisah nyata mereka yang berhasil melepaskan diri dari berbagai masalah dengan cara beristighfar.

Informasi Tambahan

Berat 0.25 kg